Kidung Penyuluh Pertanian Indonesia (II)
Tuesday, April 6, 2010 13:39
Pengantar : Tulisan ini merupakan sambungan dari tulisan yang sebelumnya dengan judul ” Kidung Penyuluh Pertanian Indonesia I“. Tulisan ini merupakan karya dari Bapak Mulyono Machmur, Ketua Umum Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI).
Kembali pada salah satu peran penyuluh pertanian yaitu membentuk karakter petani yang kuat kemandirianya (self help) dan auto aktivitasnya. Karakter dan sifat-sifat pribadi apa yang sebaiknya dimiliki oleh manusia Indonesia masa kini, Prof. DR. Muchtar Kusumaatmadja mengemukakan sebagai berikut :
Sifat pribadi pertama yang harus dimiliki adalah adalah sifat cermat. Kecermatan sebagai lawan arti kecerobohan atau asal saja adalah satu sifat yang perlu sekali dimiliki dalam masyarakat masa kini (modern). Orang yang cermat kemungkinan majunya lebih besar daripada orang yang tidak cermat. Kecermatan di dalam segala hal merupakan suatu sifat yang mutlak harus dimiliki dalam masyarakat masa kini.
Sifat pribadi yang kedua yang diperlukan adalah sifat hemat. Salah satu sebab mengapa orang Indonesia sering kalah dalam persaingan dengan bangsa lain adalah karena dia tidak hemat, artinya kurang bisa mengatur kekayaanya untuk tujuan-tujuan yang produktif. Hemat tidak berarti kikir melainkan berarti tidak mengadakan pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu atau tidak ada manfaatnya. Hemat tidak saja dapat diterapkan pada kekayaan tetapi juga pada tenaga, pikiran dan waktu.
Sifat pribadi ketiga yang diperluka manusia Indonesia masa kini adalah sifat rajin. Di dalam dunia yang bersaing sudah tidak ada tempatnya bagi orang yang malas.
Sikap yang malas atau tidak suka bekerja memang tidak menjadi soal dalam masyarakat yang tertutup di mana tidak terdapat banyak kegiatan selain kegiatan berburu atau bercocok tanam dan kegiatan lainnya memenuhiu kebutuhan primer. Di dalam masyarakat kini yang penuh dengan persaingan sifat malas, akan mengakibatkan kerugian pada kita.
Sifat pribadi lainnya yang perlu dimiliki dalam masa kini adalah sifat jujur. Kejujuran memang merupakan suatu sifat yang dianjurkan oleh agama dan etika sejak nenek moyang kita. Tetapi di dalam pergaulan masa kini sifat jujur juga merupakan suatu keharusan. Lepas daripada apakah itu sifat yang dititahkan agama atau secara etika sifat yang terpuji, orang jujur di dalam perdagangan atau pinjam meminjam akan mendapatkan kepercayaan dan kepercayaan adalah modal di dalam kita berusaha. Dengan perkataan lain dalam pergaulan masa kini kejujurann itu perlu demi kemajuan lepas daripada dianjurkan tidaknya sifat ini oleh agama atau norma-norma etika.
Sifat manusia Indonesia masa kini yang lain yang perlu diperhatikan adalah sifat bertepat waktu. Orang yang bertepat waktu selain bisa menggunakan waktunya lebih hemat, juga menunjukkan hormatnya kepada partner pergaulannya.
Segala hubungan akan dipermudah dan berjalan lebih effisien apabila orang-orang bertepat waktu. Bertepat janji sangat penting bagi pemeliharaan kepercayaan orang pada diri kita. Hal ini menjadi dasar yang penting dalam bidang usaha dan perdagangan.
Tegas tapi bijaksana. Sifat lain yang perlu dimiliki oleh manusia Indonesia masa kini adalah untuk bersifat tegas mengenai sesuatu. Sukap yang tegas akan menghilangkan keragu-raguan pada pihak ketiga tentang keinginan kita atau langkah – langkah yang akan kita ambil.
Dengan demikian bisa dihindarkan pemborosan waktu dan salah paham yang mungkin timbul karena tidak adanya ketegasan. Karena sikap tegas menyangkut pihak ketiga di dalam pelaksanaannya ketegasan harus disertai dengan sikap yang bijaksana, terutama terhadap orang yang menjadi sasaran daripada sikap tegas itu.
Sifat lain yang juga dimiliki oleh manusia Indonesia masa kini adalah sifat berani. Keberanian diperlukan dalam hal-hal kita menghadapi resiko atau persoalan baru. Tanpa sifat berani tidak mungkin bisa terjadi perubahan atau perbaikan. Seperti juga halnya dengan sifat tegas, keberanian juga harus disertai sifat lain yaitu sifat berhati-hati. Terlalu berani atau terlalu banyak mengambil resiko tanpa perhitungan yang matang tidak membawa keuntungan bahkan kerugian.
Sifat teguh memegang prinsip atau prinsipil. Sifat teguh memegang prinsip atau prinsipil. Sifat teguh memegang prinsip mempunyai keuntungan bahwa kita tidak mudah tergoyahkan atau tergoda untuk melakukan hal-hal yang kurang baik, bahkan menjerumuskan.
Namun seringkali dalam menghadapi orang lain yang tidak memiliki sikap ini, ada baiknya kita menunjukkan sikap yang mau mengerti atau toleran. Yang penting adalah bahwa terhadap sesuatu yang tidak baik, kita sendiri untuk diri sendiri bersikap prinsipil atau memegang teguh prinsip. Kita harus memiliki pengertian bahwa orang lain mungkin tidak dapat bersikap demikian.
Demikianlah beberapa sifat pribadi yang harus dimiliki oleh manusia Indonesia masa kini, apabila ia hendak berhasil dalam persaingannya dengan manusia bangsa lain. Karena sifat-sifat yang tadi diuraikan merupakan sifat-sifat yang universal berlaku di dalam pergaulan antara bangsa (sumber : Sinar Tani, Edisi 24 – 30 Maret 2010 No. 3347 Tahun XL).
Related posts:













ALRIS says:
April 8th, 2010 at 05:30
Posting keren. Sukses ya.
Salam kenal
[Reply]
Admin Reply:
April 8th, 2010 at 15:35
@ Alris : makasih mas.
[Reply]
narno says:
April 8th, 2010 at 08:06
jadi ingat sawah milik simbok di kampung
narno´s last blog ..MALAM YANG RUSUH
[Reply]
Admin Reply:
April 8th, 2010 at 15:36
@ narno : luas sawahnya mas narno?
[Reply]
wawansri says:
April 8th, 2010 at 08:49
Salut masih ada yg suka pertanian dan perkebunan…
mantap…
wawansri´s last blog ..Tangisan Sebagai bahasa isyarat pertama bagi Bayi
[Reply]
Admin Reply:
April 8th, 2010 at 15:38
@ wawansri : Sipp Mas.
[Reply]
khatulistiwa says:
April 8th, 2010 at 10:47
sebetulnya, para petani kita banyak yang cerdas dan saya rasa sudah mewakili beberapa kriteria diatas…tapi apakah kita tau secara mendalam apa kendala mereka, mereka terus saja menderita karena ulah oknum2 yang mempermainkan harga..entah itu harga pupuk, harga gabah saat sudah panen..dan lain2nya..
maaf..jeritan anak seorang petani..
khatulistiwa´s last blog ..Maaf..
[Reply]
Admin Reply:
April 8th, 2010 at 15:41
@ khatulistiwa : harga dan pemasaran yang menjadi kendala, betul itu mas. Lengkapnya tidak adanya jaminan pasar dan lindung nilai. Sehingga harga jatuh di saat panen.
[Reply]
sahabat blogger says:
April 8th, 2010 at 10:58
semoga program penyuluhannya bisa berjalan dengan baik. dan bisa membantu para petani terentas dari kemiskinan..
sahabat blogger´s last blog ..Ada yang gembira ada yang murung..
[Reply]
Admin Reply:
April 8th, 2010 at 15:42
@ sahabat blogger :makasih mas.
[Reply]
sawali tuhusetya says:
April 9th, 2010 at 04:52
wah, kok jadi inget ajaran astabrata yang disampaikan oleh begawan kesawasidhi kepada arjuna. hmm … semoga bangsa kita tak meninggalkan karakter2 hebat seperti itu.
sawali tuhusetya´s last blog ..Gayus Tambunan dan Rumitnya Penanaman Nilai Kejujuran
[Reply]
Admin Reply:
April 9th, 2010 at 23:45
@ sawali tuhusetya : Nilai – nilai luhur yang tetap relevan dengan kekinian dan seharusnya terus kita kembangkan ditengah-tengah erosi moral dan banjir ketidakbeneran . Salam sukses .
[Reply]
attayaya says:
April 9th, 2010 at 09:01
aku berharap pertanian Indonesia bisa lebih maju lagi
hidup petani Indonesia
semangat untuk para penyuluhnya
keep fight
keep spirit
[Reply]
Admin Reply:
April 9th, 2010 at 23:45
@ attayaya : keep fight too…
[Reply]
Erdien says:
April 10th, 2010 at 08:32
“Kembali pada salah satu peran penyuluh pertanian yaitu membentuk karakter petani yang kuat kemandirianya (self help) dan auto aktivitasnya.” Sayangnya ke masih banyak pelosok-pelosok desa yang belum terjangkau oleh para penyuluh pertanian, ato mungki banyak di antara mereka yang enggan mengerjakan tugasnya dengan baik, sehingga para petani di sana sulit untuk maju karena minim informasi dan pengarahan yang benar yang seharusnya mereka terima.
[Reply]
Admin Reply:
April 11th, 2010 at 15:00
@ Erdien : Bukan hanya jumlah penyuluh yyang tidak merata sampai ke berbagai pelosok, penyuluhan juga mengalami kendala karena salah satunya di beberapa tempat penyuluhan dilaksanakan dengan ala kadarnya, hanya sekedar untuk memenuhi tugas saja. Padahal sebenarnya dunia penyuluhan sangat luas dan masih banyak yang belum bisa kita lakukan dengan optimal. Itulah kondisinya Mas. Trims.
[Reply]
Haris_DokterBisnis.Net says:
April 10th, 2010 at 15:46
keren…asli keren…jarang ada yang ngeblog dengan tema petani…maju petani Indonesia…!!! ngomong2, saya juga petani lho mas…beneran…
[Reply]
Admin Reply:
April 11th, 2010 at 14:44
@ Haris_DokterBisnis.Net : Makasih mas….
[Reply]
Pusat Grosir says:
April 11th, 2010 at 04:20
Petani memang harus diperhatikan ..terimakasih artikelnya. .
[Reply]
aldy says:
April 11th, 2010 at 14:46
Jujur saja, ditempat saya ( kalimantan barat ), kesadaran untuk melakukan pertanian menetap baru mulai tumbuh.
Selama ini mungkin terlena oleh murahnya alam memberikan kehidupan.
Mudah-mudahan sikap dapat terus dipelihara dan tentu saja harus mendapat dukungan yang memadai dari pemerintah.
Salam Saung Tani.
[Reply]
Admin Reply:
April 11th, 2010 at 14:55
@ aldy : merubah pola untuk bertani secara menetap tidaklah mudah, perlu proses yang tidak sebentar. Syukur di Kalimantan Barat sudah mulai terjadi perubahan ke arah pertanian menetap.
Trims Mas.
[Reply]
bayuputra says:
April 12th, 2010 at 23:15
wah salam kenal pak .. bahagia sekali rasanya mendapatkan sahabat baru ….
[Reply]
Admin Reply:
April 13th, 2010 at 01:46
@ bayuputra : Trima kasih pak. Salam kenal dan sukses selalu
[Reply]
bayuputra says:
April 12th, 2010 at 23:17
wah Sinar tani yah pak .. sudah lama saya tidak membaca koran itu pak .. kebetulan waktu kecil dari SD saya suka baca inar Tani pak … karena kedua orang tua saya adalah pegawai Perkebunan dan Pertanian pak … jadi setiap bulannya mendapatkan koran tersebut … tetapi sekarang kedua orang tua saya jarang sekali membawa koran tersebut pulang kerumah jadi yah … jarang membacanya ….
bayuputra´s last blog ..MANFAAT DAUN – DAUNAN (DAUN SALAM/Eugenia polyantha)
[Reply]
Admin Reply:
April 13th, 2010 at 01:48
@ bayuputra : ada kok pak yang onlinenya…..
[Reply]
Deka says:
April 13th, 2010 at 00:12
Menarik sekali, melihat image diatas jadi teringat kampung halaman saya.
[Reply]
www.budies.info says:
July 30th, 2010 at 22:38
menyongsong datangnya bulan Romadhon, mari kita mempersiapkan diri untuk hati yang lebih bersih dan rasa saling menghormati. mohon maaf kalau komentar ini sekedar menyapa, tidak sesuai dengan isi postingan 22:32
[Reply]